Sabtu, 03 Januari 2015

Review Jurnal

Review Jurnal
A.    Judul
            PEMBUATAN BRIKET BIOARANG DARI LIMBAH ABU KETEL,
JARAK DAN GLISERIN
B.     Penulis
            Samsudi Roharjo
C.     Sumber

D.    Abstrak
            Kenaikan harga bahan bakar minyak membawa dampak naiknya harga sembako dan berbagai kebutuhan hidup lainnya. Hal ini akan berdampak pada beban hidup masyarakat yang semakin berat apabila tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan. Sebagai konsekuensinya, suka tak suka, subsidi BBM akan terus dikurangi dan secara langsung harga BBM makin mahal di masa datang. Maka seiring dengan itu, kini persoalan yang amat mendesak adalah pengadaan diversifikasi energi guna mengurangi
ketergantungan pada BBM yang berbahan baku fosil ini. Maka penelitian ini
diharap sebagai solusi sebagai pengganti BBM, Dapat mengetahui seberapa
besar nilai kalor yang terkandung di dalam briket sisa pembakaran dari hasil
penelitian, dengan metodologi eksperimen dapat menentukan klasifikasi
briket sisa pembakaran

E.    Tujuan Penulisan
          Pemerintah sejak sepuluh tahun lalu menaikkan tarif listrik dan telepon, juga mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan yang tak populer ini telah menuai beragam protes keras dari masyarakat dan industri. Pasalnya, kenaikan harga BBM membawa dampak naiknya harga sembako dan berbagai kebutuhan hidup lainnya. Implikasinya, masyarakat kebanyakan akan makin miskin dan beban hidup yang dipikul akan makin berat jika tak diikuti peningkatan pendapatan. Di sisi lain, jika subsidi BBM
tidak dikurangi maka hal ini menjadi beban yang amat berat bagi negara, apalagi dengan perekonomian yang belum pulih saat ini. Konsekuensinya, suka tak suka, subsidi BBM akan terus dikurangi dan secara langsung harga BBM makin mahal di masa datang. Maka seiring dengan itu, kini persoalan yang amat mendesak adalah pengadaan diversifikasi energi guna mengurangi ketergantungan pada BBM yang berbahan baku Fosil ini.

F.    Metode
          Penelitian ini bersifat experimental-laboratris. Penelitian diujikan di
laboratorium dengan membuat briket bioarang yang berasal dari campuran sisa pembakaran bahan bakar pabrik gula dan perekat dalam berbagai variasi komposisi guna mendapatkan nilai kalor yang maksimum.

G.   Hasil
          Sisa pembakaran bahan bakar pada pabrik gula berupa partikel-partikel debu yang sangat banyak sekali dikhawatirkan akan berpengaruh membawa dampak negative bagi warga masyarakat sekitar. Apabila nilai kalor briket bioarang ini memenuhi standar sebagai bahan bakar alternatif, masyarakat dapat menggunakan briket bioarang ini untuk kebutuhan sehari-hari. Sisa pembakaran bahan bakar pada saat proses pencampuran

dengan limbah jarak dan gliserin, dapat membentuk tekstur yang padat, sehingga setelah dicetak menjadi bongkahan briket tidak mudah rusak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar