Minggu, 09 November 2014

Artikel kandungan Zat Kimia Pada Makanan

Kandungan Zat Kimia dalam Makanan Ini Perlu Diwaspadai

Berikut beberapa zat kimia makanan yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi kesehatan. Perlu Anda waspadai.

Ilustrasi makanan kemasan (Thinkstock)
Tak mengherankan bila Anda tak banyak tahu zat apa saja yang masuk dalam perut melalui makanan setiap hari. Begitu banyaknya makanan yang ditambah zat kimia atau bahan tambahan pangan (BTP) membuat Anda kerap tak lagi waspada. 
Padahal zat kimia, lemak trans, gula, dan garam berpotensi merusak kesehatan bila kadarnya melewati batas yang ditentukan.
Sayangnya zat tersebut kini sudah digunakan hampir di seluruh makanan. Termasuk makanan yang dipertimbangkan sehat, seperti ikan atau beras. Berikut beberapa zat kimia yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi kesehatan yang perlu Anda waspadai.

1. Nitrat

Zat ini biasa digunakan untuk mempertahankan warna dan aroma pada daging, ikan, berserta produk olahannya. Penelitian Harvard pada 2010 membuktikan 1,8 ounce asupan daging olahan per hari dapat meningkatkan risiko serangan jantung hingga 42 persen dan penyakit diabetes tipe 2 hingga 19 persen.

Pada riset ini menggunakan hewan, peneliti membuktikan nitrat mengakibatkan pengerasan pembuluh darah dan menurunkan toleransi pada gula. Menurut American Cancer Society, nitrat juga diketahui sebagai penyebab kanker pada hewan. Meski begitu, dampak buruk belum diketahui pasti apakah juga terjadi pada manusia.

Untuk menurunkan risiko terkena penyakit tersebut, sebaiknya hindari terlalu sering mengkonsumsi daging olahan seperti sosis,
 bacon, burger dan sejenisnya. Peneliti Harvard menyarankan, batasi konsumsi daging olahan cukup sekali seminggu untuk meminimalkan risiko.

2. Merkuri
Sushi. (Thinkstock)


Ketakutan pada merkuri menyebabkan banyak orang menolak konsumsi ikan laut. Padahal dengan kandungan asam lemak omega 3, hidangan ikan tidak layak dilewatkan.

Pemerintah Amerika bahkan mengeluarkan peringatan pada kelompok berisiko, misalnya wanita hamil, menyusui, dan anak, untuk menghindari beberapa jenis ikan dengan kadar merkuri tinggi.
 

Keracunan merkuri mengakibatkan kebingungan, minim koordinasi gerakan, berkunang-kunang, lemah otot, dan mengganggu perkembangan saraf pada anak. Environmental Protection Agency (EPA) memperingatkan, "Derajat paparan merkuri bergantung pada jumlah dan jenis ikan yang dimakan. Kunci penting kesehatan per individu bergantung pada pola konsumsinya masing-masing."

3. Bisphenol A (BPA)

BPA ditemukan dalam makanan kaleng dan berwadah plastik. Biasanya orang terkespos BPA melalui pola makan. BPA bisa bercampur pada makanan dan minuman, saat wadah tersebut dipanaskan.

Menurut National Institute of Environmental Health Sciences, BPA merupakan pengganggu endokrin dan berperan penting dalam mengganggu keseimbangan hormon, hingga menyebabkan kanker payudara dan prostat. BPA juga berperan dalam jumlah sperma yang rendah, masalah tingkah laku, obesitas, diabetes tipe 2, dan daya tahan tubuh yang lemah.

Menurut toksikologis Patricia Rosen, BPA menimbulkan ancaman kecil dalam jumlah sedikit. Namun paparan yang terus menerus akan meningkatkan faktor risiko. Sebagai pencegahan, Rosen menyarankan untuk membatasi konsumsi makanan kalengan dan tidak memanaskan hidangan dalam wadah plastik.

4. Arsenik

Di Amerika, arsenik ditemukan secara alami dalam air tanah. Ketika arsenik anorganik dalam jumlah cukup besar masuk ke dalam air atau tanah pertanian, maka air yang diminum dan tanaman yang dihasilkan berbahaya bila dikonsumsi.

Menurut juru bicara American Academy of Nutrition and Dietetics, Heather Mangieri, arsenik dalam air sejauh ini belum menimbulkan masalah. "Populasi yang harus diawasi adalah mereka yang banyak mengkonsumsi nasi," kata Heather.

Pengawasan ini dilakukan atas bayi yang makan sereal, vegan dengan sayurannya, dan penderita celiac disease yang tidak boleh terlalu banyak makan padi-padian. Tips menghindari arsenik bagi yang mengkonsumsi beras adalah, pastikan beras sudah dicuci bersih dengan perbandingan saat memasak adalah 6 gelas air untuk 1 gelas beras.

5. Pewarna buatan

Riset yang dipublikasikan
 The Lancet pada November 2007 menemukan adanya "efek yang merugikan" pada anak usia 3, 8, dan 9 tahun dari minuman serta makanan yang menggunakan pewarna buatan. Riset yang dilakukan peneliti asal Southampton University ini menemukan, kecanduan pewarna buatan meningkatkan hiperaktivitas pada anak.

Sebuah meta-analysis yang diterbitkan  American Academy of Child and Adolescent Psychology pada Januari 2012 juga menemukan adanya hubungan, antara pewarna buatan dengan ADHD
 (attention deficit hyperactivity disorder).  Riset tersebut memperkirakan 8 persen anak dengan ADHD memiliki gejala yang berhubungan dengan pewarna makanan. Namun hasil ini masih membutuhkan riset lanjutan.

Untuk mencegah paparan pewarna buatan pada anak, orangtua sebaiknya membatasi makanan yang menggunakan pewarna. Akibat yang merugikan ini meyakinkan Eropa melalui Food Standards Agency, untuk melarang penggunaan sejumlah pewarna buatan antara lain Blue Dye No. 1 dan Yellow Dye No. 5.
(Rosmha Widiyani, KOMPAS.com)


Minggu, 19 Oktober 2014

tugas 4 tetapan kesetimbangan dan energi bebas


Peduli


Sikap peduli sangat penting untuk dimiliki oleh setiap manusia. Karna manusia adalah makhluk social dan kita harus peduli terhadap sesama. Pada zaman ini sikap kepedulian terhadap sesame mulai berkurang contohnya banyak orang-orang kaya yang akan dunianya sendiri. Mereka mampu membantu orang-orang miskin. Mereka mempunyai lebih dari cukup harta untuk meyekolahkan 1 anak jalanan tapi mereka tidak melakukannya. Sebagai makhluk social kita yang mampu harus mau membantu secara ikhlas saudara kita yang tidak mampu itulah salah satu contoh syang menunjukan bahwa kita mempunyai sikap perduli terhadap sesama.

Mengendalikan diri



                Dalam keadaan tertentu kita terkadang sulit unukmengendalikan diri sendiri dimana banyak hal yang sangat membuat kita ingin marah dan brontak terhadap suatau hal yang membuat kita marag. Semua itu timbul karena emosi yang ada dalam diri kita berupa amarah, sedih, senang benci, cinta dan sebagainya. Dan itu adalah reflek atau respon alami yang terjadi dari suatu hal yang kita alami. Untuk mengontrol emosi atau amarah yang berlebihan cobalah lihat situasi yang membuat kita mara. Pikirkanlah apa penyebabnya. Hal ini akan sedikit membantu seseorang dalam mengendalikan diri mereka

Mengambil resiko



                Mengambil resiko. Norang yang tidak mempertaruhkan apa-apa, tidak melakukan apa-apa, tidak memiliki apa-apa, bukan siapa-siapa  dan menjadi bukan apa-apa. Ia  mungkin menghindari penderitaan dan kesedihan namun ia tidak dapat belajar merasakan, berubah tumbuh mencintai dan hidup itu adalah orang yang berani mengambil resiko. Banayk orang takut untuk mengambil resiko karena takut kehilangan sesuatu. Apa yang mereka tidak sadari adalah tidak mengambil resiko juga dapat berarti kehilangan besar saat kita mengambil resiko artinya kita membiarkan diri kita dapat menggapai sesuatu contoh pada remaja adalah menyatakan cinta ketika orang tersebut malu-malu dan enggan untuk menyatakan cintanya maka orang yang aka ia tuju bukan tidak mungkin akan menjadi milik orang lain dan hanya penyesalan yang akan menghampirinya

Memiliki prinsip hidup



                Nama saya bhekti dwiyanto status saya sekarang adalah mahasiswa teknik industry di universitas mercu buana. Prinsip hidup setiap orang harus memiliki prinsip hidup dalam hidupnya karna tanpa prinsip didalam kehidupannya hari-hari orang tersebut tidak akan tertata dengan baik. Prinsip hidup saya adalah selalu berlaku dan berkata jujur dalam kehidupan sehari-hari demi meraih kesuksesan dam dapat membahagiakan kedua orang tua. Prinsip itu dapat memotivasi saya agar lebih giay belajar agar dapat meraih cita